Sudah terjadi perubahan pekerjaan kefarmasian di apotek dan peran apoteker lambat laun berubah dari peracik obat (compounder) dan supplier sediaan farmasi ke arah pemberian pelayanan dan informasi dan akhirnya berubah lagi sebagai pemberi kepedulian pada pasien. Disamping itu, ditambah lagi tugas seorang apoteker adalah memberikan obat yang layak, lebih efektif, lebih aman serta memuaskan pasien. Pendekatan cara ini disebut dengan pharmaceutical care (asuhan kefarmasian).
Dimensi baru pekerjaan kefarmasian
1. Asuhan Kefarmasian (pharmaceutical care)
2. Farmasi Berdasarkan Bukti (evidence base pharmacy)
3. Kebutuhan Menjumpai Pasien (Meeting Patient needs)
4. Kepedulian pada pasien kronis HIV-AIDS
5. Pengobatan Sendiri (self medication)
6. Jaminan Mutu Pelayanan Kesehatan
7. Farmasi Klinis
8. Farmacovigilance (farmasei siaga/kewaspaan farmasi)
Penjelasan istilah2 di atas ada di sini..:)
Sumber: dapat di mata Kuliah Farmasi Klinik



Mari berkunjung ke RS… di bangsal-bangsal pasien bisa menyimpan satu sampe dua kantong plastik besar obat-obatan yang tak dipakainya lagi…
March 6, 2009 @ 3:17 amJika anda bertanya ini kenapa…maka jawabnya adalah dokter menggonta-ganti obat. Tak seberapa dimakan sudah diganti lagi dengan resep yang baru… bertubi-tubi pasien diberi resep, dan hasilnya adalah obat beraneka ragam dimakan …dan diganti…yang menghasilkan sekantongan besar sisa obat..yang ternyata harganya juga begitu mahal..
Dokter dan apoteker ada dimana ? Apa kata mereka ??
Ini tugas siapa untuk mengontrolnya ???
Tahukah anda sisa obat itu dikemanakan ??
Ada… yang suka mengumpul obat sisa seperti itu, sebab bisa dapat untung…
Salam
ini lah momen yang tepat untuk mengeksiskan seorang “farmasis”,bukan untuk menaikkan status namun untuk mengambil tanggung jawab yang sudah lama kita miliki, namun kurang diperhatikan karena ulah kita sendiri.SEMOGA DENGAN SISTEM INI TERCAPAI KESEJAHTERAAN BERSAMA…
March 11, 2009 @ 2:20 pmTerimakasih semuanya..
March 11, 2009 @ 3:21 pmBetul sekali Mr. Teguh,,mudah2an mahasiswa Farmasi dapat keluar sebagai Apoteker2 yg dapat mengubah nasib dan pandangan masyarakat terhadap Apt dan Farmasis..Semoga mahasiswa farmasi lebih serius kuliahnya dan benar2 ditanamkan dalam kepala bahwa kuliah bukan hanya kewajiban dan hak, namun merupakan tanggung jawab yang sangat besar terhadap jiwa orang lain..
Peace
Salam Farmasi